{Malang. 20 Maret 2010} Hidup adalah pilihan, kita berhak memilih kemana hidup kita nantinya selama kita mau mempertanggung jawabkannya.. Itu yang terjadi saat ini pada diriku, pilihan yang sulit sekali berat sangat. Dilema lagi.... Jadinya pusiiiiiiing. Tapi ku tak boleh dilema seperti ini terus, ku harus menetapkan satu pilihan agar jelas kemana ku kan melangkah kedepannya... Mudah2an pilihan kali ini tepat. Amin.
{Malang, 6 Maret 2010} Hampir empat tahun sudah saya kuliah di salah satu Universitas yang berada di kota Malang 'gak terasa' udah sejauh ini saya melangkah untuk studi di kota orang. Sekarang saya sudah semester 8 dan sekarang waktunya saya melangkah ke tahap berikutnya ngerjain skripsi lagi yang kemarin sempat terhambat karena beberapa masalah . Saya mengejar target mei ini harus wisuda, pengumuman ujian skripsi bulan April, masih ada 1 bulan 5 hari dari sekarang untuk saya menyelesaikan skripsi. Benar2 saya kejar deadline kali ini, karena sudah janji dengan orang tua untuk cepat lulus dan pulang ke kampung halaman. Mudah-mudahan saja saya bisa ngejarnya, walaupun agak sedikit stress gitu. Tapi janji adalah janji. Semangat Skripsi...!!!.
{Malang, 01032010}…. Bingung mau posting apa, terpaksa deh cerita tentang my beloved lapie. Hampir dua bulan senengah ini ku tak mlihat wajah imutnya.. yang biasa selalu setia menemani ku dikala q banyak tugas dll. Emang dia tak sekeren punya orang lain, walaupun dia imut q seneng banget, karena dia adalah pemberian dari ortuQ tersayang. Sebenarnya q berusaha menjaganya tapi entah mengapa begini jadinya gak bisa hidup sama sekali. SeingatQ awal kejadiannya waktu aku mau pulang dari toko ketika mau nutup toko terhempas deh lapie dari pundakQ. Mungkin waktu itu aku pakai baju licin jadinya tasQ merosot begitu aja. Itu yang bisa ku ingat, malamnya sich masih bisa dipakai, tapi keesokan harinya dah gak bisa nyala. Langsung q hubungi aja temenQ yang biasa menginstalkan. Tapi ternyata dia menyerah, n tanpa sepengetahuanku dia melimpahkan lapie itu kepada temannya. Proses disini ribet pokoknya, sampek membuat aku jengkel ada beberapa pihak yang terlibat soalnya. Banyak terjadi missunderstanding dengan orang2 yang terlibat. Sampai pernah q sempat putus asa dan ku biarkan saja lapie berada ditangan orang selama 1 bulan tanpa q hiraukan. Sebenarnya q dalam masa pembuatan skripsi, karena lapie gak bisa diapa2kan skripsiQ pun akhirnya mandek tuk beberapa bulan. Karena dah dikejar beberapa targed n deadline mei wisuda, akhirnya akupunn bertindak. Aku hubungi yang membawa lapieQ, dan q putuskan tuk membawanya ke service center. Alhamdulillah tadi my lapie dah q bawa ke service centernya, semoga saja bisa nantinya. Dah kangen nie ma dia. Ku sudah berikhtiar, tapi Allah lah yang memutuskan nanti. Semoga dia bisa kembali padaku dalam kondisi normal . Oh my lapie.
Aku tidak pernah menyesal dilahirkan sebagai anak pertama, justru ku bersyukur sekali bisa terlahir di dunia ini sebagai anak pertama. Ku anak pertama dari 6 bersaudara. Adikku yang pertama sekolah kelas 1 SMA, yang kedua kelas 2 SMP, yang ketiga kelas 5 SD, yang keempat O besar di TK dan yang terakhir jalan dua tahun umurnya ku baru bertemu 1x dengan adikku yang terakhir ini. Semoga tahun ini ku bisa pulang. Karena anak pertama ku harus mencurahkan semua perhatian dan kasih sayangku pada mereka, ku juga harus bisa menjadi teladan yang baik bagi mereka. Ortu kami tidak terlalu memanjakan anak-anaknya, mereka ingin anak-anaknya mandiri. Karena keadaan seperti itulah kadang ku membutuhkan perhatian dari seseorang, ku selalu merindukan kasih sayang dan perhatian dari seorang kakak. Sejak SMP ku dah punya kakak angkat, baik laki-laki maupun perempuan, begitu pula waktu di SMA ku punya 5 kakak laki-laki dan 4 kakak perempuan angkat. Ku sangat senang sekali bisa berada ditengah-tengah mereka, mereka sudah ku anggap seperti kakak kandung saya sendiri. Tapi ku ama kakak cowokku masih dalam kode etik lah., walau mereka kakakku tapi bukan mahram bagiku. Sampai sekarang sebagian kakakku masih setia menemaniku, menyayangiku n memperhatikanku. Walau kita terpisah oleh jarak. Mengapa selalu 'ade'?. Ku senang saja di panggil ade, karena ku dirumah selalu dipanggil kakak sama adik-adikku. Selain adikku dulu waktu sebelum dewasa, ku paling benci di panggil kakak. Mending ku dipanggil nama saja daripada harus dipanggil kakak, walau yang manggil umurnya lebih muda dari aku. Sampai sekarang kadang juga seperti itu. Mengapa selalu 'ade'?, ku merasa ada yang berbeda saja jika ada orang yang memanggilku ade. Sungguh bagiku ukhuwah itu luar biasa indahnya. Tapi sekarang ku ingin memiliki kakak laki-laki yang halal agar bisa memberi perhatian pada ku dan kasih sayangnya setiap hari dan bisa mendampinggiku sampai akhir hayatku. Dan akan selalu memanggilku 'ade'... Tapi entah kapan ku kan mendapatkannya. Wallahu a'lam.
Siapalah diri ini... Bernamakan Asli Aisyiyah Umi Mahmudah yang dilahirkan oleh seorang ibu di samarinda.. Diriku hanyalah insan yang dhoif dan takkan pernah berdaya tanpa Robbnya. Dengan segala kekurangan yang ada pada diriku ku berusaha menjadi orang yang mudah bergaul dengan megikuti berbagai aktifitas. Tenang.. ku orangnya baik kok, supel pisan euy.